7 Kesalahan Umum Saat Servis Mobil di Bengkel Lokal
7 Kesalahan Umum Saat Servis Mobil di Bengkel Lokal
Servis mobil di bengkel lokal sering menjadi pilihan karena biaya lebih terjangkau, tetapi beberapa kesalahan umum dapat menyebabkan hasil servis kurang optimal atau bahkan kerusakan lebih lanjut. Berikut adalah tujuh kesalahan yang sering dilakukan dan cara menghindarinya.
1. Tidak Memeriksa Reputasi Bengkel
Kesalahan: Memilih bengkel hanya berdasarkan harga murah tanpa memeriksa reputasi atau keahlian teknisi.
Solusi: Cari ulasan online, tanyakan rekomendasi dari teman, atau pilih bengkel resmi dengan teknisi bersertifikat untuk memastikan kualitas servis.
2. Tidak Menjelaskan Masalah dengan Jelas
Kesalahan: Hanya mengatakan “mobil bermasalah” tanpa menjelaskan gejala spesifik seperti suara aneh, getaran, atau lampu indikator menyala.
Solusi: Catat semua gejala yang Anda perhatikan (misalnya, kapan masalah terjadi, suara apa yang terdengar) dan sampaikan secara detail ke teknisi.
3. Mengabaikan Jadwal Servis Berkala
Kesalahan: Hanya membawa mobil ke bengkel saat ada masalah besar, mengabaikan servis rutin seperti ganti oli atau tune-up.
Solusi: Ikuti jadwal servis sesuai buku manual (biasanya setiap 5.000-10.000 km atau 6 bulan) untuk mencegah kerusakan dan menjaga performa mobil.
4. Tidak Meminta Rincian Biaya
Kesalahan: Menyetujui servis tanpa meminta perkiraan biaya atau rincian pekerjaan yang akan dilakukan.
Solusi: Selalu minta estimasi biaya tertulis dan tanyakan detail pekerjaan, seperti suku cadang yang diganti atau prosedur servis, sebelum pekerjaan dimulai.
5. Menggunakan Suku Cadang Tidak Asli
Kesalahan: Mengizinkan bengkel menggunakan suku cadang murah atau tidak asli untuk menghemat biaya, yang dapat merusak mesin atau komponen lain.
Solusi: Pastikan bengkel menggunakan suku cadang asli atau OEM (Original Equipment Manufacturer) yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.
6. Tidak Memeriksa Hasil Servis
Kesalahan: Menerima mobil tanpa memeriksa hasil servis, seperti mengecek oli, rem, atau komponen yang diperbaiki.
Solusi: Uji mobil sebelum meninggalkan bengkel, periksa level oli, test rem, dan pastikan masalah awal telah teratasi. Tanyakan kepada teknisi apa saja yang telah dilakukan.
7. Mengabaikan Tanda-tanda Masalah Setelah Servis
Kesalahan: Tidak memperhatikan performa mobil setelah servis, seperti suara aneh atau penurunan performa, yang bisa menandakan kesalahan servis.
Solusi: Segera hubungi bengkel jika ada masalah setelah servis. Bengkel terpercaya biasanya menawarkan garansi untuk perbaikan tertentu.
Tips Tambahan
- Simpan catatan servis untuk memantau riwayat perawatan dan mendeteksi pola masalah.
- Jika bengkel tidak dapat menjelaskan prosedur atau biaya dengan jelas, pertimbangkan mencari bengkel lain.
- Di daerah seperti Medan, pilih bengkel yang berpengalaman dengan kondisi lokal (misalnya, iklim panas dan jalan berdebu).
- Bawa buku manual mobil untuk memastikan servis sesuai spesifikasi pabrikan.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, Anda dapat memastikan servis mobil di bengkel lokal berjalan lancar, hemat biaya, dan menjaga performa serta keselamatan kendaraan Anda!

Posting Komentar