Cara Mudah Mengecek dan Merawat Aki Mobil Sendiri
Cara Mudah Mengecek dan Merawat Aki Mobil Sendiri
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai, siapkan alat dan bahan berikut:
- Obeng atau kunci pas: Untuk melepas terminal aki.
- Sikat kawat atau sikat gigi bekas: Untuk membersihkan terminal.
- Larutan soda kue dan air: Untuk menghilangkan korosi.
- Sarung tangan dan kacamata pelindung: Untuk keamanan.
- Multimeter atau voltmeter: Untuk mengukur tegangan aki.
- Air suling (untuk aki basah): Jika perlu mengisi ulang cairan aki.
- Pelumas anti-korosi atau vaselin: Untuk melindungi terminal.
Tips Pro: Selalu matikan mesin dan lepaskan kunci kontak sebelum bekerja pada aki untuk menghindari korsleting.
Langkah-Langkah Mengecek Aki Mobil
Berikut adalah cara mudah untuk memeriksa kondisi aki mobil Anda:
1. Periksa Tegangan Aki dengan Multimeter
Tegangan aki menunjukkan apakah aki masih sehat atau perlu diganti.
- Cara:
- Set multimeter ke mode DC Voltage (20V range).
- Hubungkan probe merah ke terminal positif (+) dan probe hitam ke terminal negatif (-).
- Baca tegangan: Aki sehat biasanya menunjukkan 12,6-12,8V saat mesin mati; di bawah 12,4V menandakan aki lemah.
- Tindakan: Jika tegangan di bawah 12,2V, coba isi ulang aki atau ganti jika tidak membaik.
- Manfaat: Mendeteksi dini masalah aki sebelum menyebabkan mobil mogok.
Tips Pro: Ukur tegangan setelah mobil didiamkan beberapa jam untuk hasil akurat.
2. Cek Kondisi Fisik Aki
Kerusakan fisik atau korosi dapat memengaruhi kinerja aki.
- Cara:
- Periksa bodi aki untuk retakan, kebocoran, atau tonjolan (tanda aki rusak).
- Cek terminal aki untuk korosi (bubuk putih atau hijau).
- Pastikan kabel aki tidak longgar atau rusak.
- Tindakan: Bersihkan korosi dengan larutan soda kue (1:10 dengan air) dan sikat kawat, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.
- Manfaat: Mencegah hambatan aliran listrik dan memperpanjang umur aki.
Tips Pro: Oleskan vaselin pada terminal setelah dibersihkan untuk mencegah korosi baru, terutama di cuaca lembap Medan.
3. Periksa Level Cairan Aki (untuk Aki Basah)
Aki basah membutuhkan cairan elektrolit untuk bekerja optimal.
- Cara:
- Buka tutup sel aki (jika ada) dan periksa level cairan; harus menutupi pelat timbal di dalamnya.
- Jika rendah, tambahkan air suling (bukan air biasa) hingga batas maksimum.
- Tindakan: Jangan overfill; jika cairan keruh atau bau, ganti aki.
- Manfaat: Menjaga kapasitas aki untuk menyimpan daya.
Tips Pro: Aki maintenance-free (MF) tidak perlu dicek cairannya, tetapi tetap perhatikan usia pakai (biasanya 2-3 tahun).
4. Uji Performa Aki Saat Menyalakan Mesin
Performa aki saat start mesin menunjukkan kesehatan aki.
- Cara:
- Perhatikan apakah mesin sulit dinyalakan, lampu dashboard redup, atau ada bunyi “klik” saat memutar kunci.
- Cek tegangan aki saat mesin menyala (harus 13,7-14,7V, menandakan alternator mengisi aki dengan baik).
- Tindakan: Jika mesin sulit menyala atau tegangan rendah, bawa ke bengkel untuk cek alternator atau ganti aki.
- Manfaat: Mencegah mogok di jalan, terutama di kemacetan Medan.
Tips Pro: Jika aki sering lemah, periksa kebocoran arus listrik (parasitic drain) di bengkel terpercaya.
Langkah-Langkah Merawat Aki Mobil
Setelah memeriksa kondisi aki, ikuti langkah-langkah ini untuk merawatnya:
1. Bersihkan Aki Secara Rutin
- Cara: Bersihkan terminal dan bodi aki setiap 3 bulan untuk menghilangkan debu dan korosi.
- Manfaat: Menjaga aliran listrik stabil dan mencegah kerusakan terminal.
2. Pastikan Aki Terpasang Kencang
- Cara: Periksa braket atau dudukan aki agar tidak longgar, karena getaran di jalanan rusak Medan dapat merusak aki.
- Manfaat: Mencegah kerusakan internal akibat getaran.
3. Hindari Penggunaan Listrik Berlebih Saat Mesin Mati
- Cara: Matikan lampu, AC, atau audio saat mesin tidak menyala untuk mencegah aki terkuras.
- Manfaat: Memperpanjang umur aki dan mencegah kehabisan daya.
4. Nyalakan Mesin Secara Berkala
- Cara: Jika mobil jarang digunakan, nyalakan mesin selama 10-15 menit setiap minggu untuk mengisi ulang aki.
- Manfaat: Menjaga aki tetap terisi dan mencegah sulfasi pada pelat aki.
5. Ganti Aki Sesuai Waktu
- Cara: Ganti aki setiap 2-3 tahun atau sesuai rekomendasi, meskipun belum ada tanda kerusakan.
- Manfaat: Mencegah kegagalan aki mendadak.
Tips Pro: Di Medan, pilih aki dari merek terpercaya seperti GS Astra atau Yuasa, dan beli di toko resmi untuk menghindari barang palsu.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Keamanan: Selalu gunakan sarung tangan dan kacamata saat menangani aki, karena cairan elektrolit bersifat korosif.
- Kondisi lokal: Cuaca panas dan lembap di Medan dapat mempercepat korosi aki; periksa terminal lebih sering.
- Jangan jumper sembarangan: Jika aki soak, hindari jumper aki tanpa panduan untuk mencegah kerusakan sistem kelistrikan.
- Konsultasi bengkel: Untuk pemeriksaan mendalam, kunjungi bengkel terpercaya di Medan, seperti di Jalan Sisingamangaraja, yang memiliki alat diagnostik modern.
- Daur ulang aki lama: Serahkan aki bekas ke bengkel atau tempat daur ulang untuk menghindari pencemaran lingkungan.
Kesimpulan
Mengecek dan merawat aki mobil sendiri adalah langkah sederhana yang dapat mencegah masalah kelistrikan dan menjaga mobil tetap andal. Dengan memeriksa tegangan, kondisi fisik, dan level cairan aki, serta melakukan perawatan rutin seperti pembersihan dan pengisian ulang, Anda dapat memperpanjang umur aki. Di kondisi Medan yang panas dan macet, perhatian ekstra pada aki akan menghemat biaya dan menjaga performa mobil. Jika ragu, konsultasikan dengan bengkel terpercaya untuk hasil optimal.
Selamat merawat aki mobil Anda!

Posting Komentar